Cara Kerja GeoZMap

Metodologi scoring berbasis data geospasial real-time dari OpenStreetMap, dengan bobot parameter yang disesuaikan per kategori bisnis.

1

Input Koordinat & Kategori Bisnis

Pengguna memasukkan koordinat lokasi (atau klik langsung di peta) dan memilih kategori industri serta tipe bisnis spesifik. Pilihan ini menentukan parameter scoring yang akan digunakan — berbeda tiap kategori.

2

Fetch Data POI dari OpenStreetMap (Overpass API)

GeoZMap query ke Overpass API — database OpenStreetMap — untuk mengambil semua Point of Interest (POI) dalam radius yang dipilih. Data mencakup: restoran, mall, sekolah, rumah sakit, halte bus, bank, perumahan, dan 20+ jenis POI lainnya. Gratis, real-time, tanpa API key.

3

Kategorisasi POI ke 5 Parameter

Setiap POI dikategorikan ke dalam salah satu dari 5 parameter analisis: Kompetitor, Foot Traffic Driver, Aksesibilitas, Residential Density, atau Growth Indicator. Kategorisasi dilakukan berdasarkan tag OSM yang relevan per tipe bisnis.

4

Scoring dengan Bobot Dinamis per Kategori

Setiap parameter diberi skor 0–100 berdasarkan jumlah POI yang ditemukan (dinormalisasi ke radius 500m). Skor akhir dihitung sebagai weighted average — dengan bobot yang berbeda tergantung kategori bisnis yang dipilih. Bengkel otomotif memprioritaskan aksesibilitas 40%, sementara bimbel prioritas residential 35%.

5

Rekomendasi Lokasi Alternatif (jika skor < 70)

Jika skor lokasi di bawah 70, GeoZMap secara otomatis mengevaluasi 10 titik alternatif di sekitar lokasi (8 arah + 2 titik tambahan, dalam radius 500m–1.4km). 3 alternatif terbaik ditampilkan di panel hasil beserta markernya di peta.

Detail 5 Parameter Scoring
Setiap parameter diukur dari data OSM dan diberi skor 0–100.
⚔️
Kompetitor Density
Bobot: 15%–25% tergantung kategori
Mengukur jumlah kompetitor langsung dalam radius. Scoring tidak linear: zero competitor = pasar belum tervalidasi (skor 45), sweet spot 1–2 kompetitor = pasar terbukti tapi tidak jenuh (skor 88). Di atas 10 kompetitor = over-saturated (skor 22). Logika ini berlaku untuk semua kategori.
1–2 kompetitorSkor 88 — pasar tervalidasi, persaingan sehat
3–5 kompetitorSkor 65 — ketat, masih bisa bersaing
11+ kompetitorSkor 22 — over-saturated, risiko tinggi
🚶
Foot Traffic Drivers
Bobot: 10%–35% tergantung kategori
Menghitung generator pengunjung di sekitar: sekolah, universitas, rumah sakit, klinik, mall, supermarket, bioskop, hotel, kantor pemerintah, tempat ibadah. Semakin banyak = semakin ramai. Paling penting untuk Hiburan (35%) dan Retail (30%). Tidak terlalu penting untuk Otomotif (10%).
16+ driverSkor 96 — lokasi super prime, ramai maksimal
4–8 driverSkor 74 — cukup ramai dan strategis
0 driverSkor 18 — sangat sepi, risiko demand rendah
🛣️
Aksesibilitas
Bobot: 20%–40% tergantung kategori
Composite score dari: jalan utama (primary/secondary/tertiary highway), transportasi umum (halte bus, stasiun, subway), dan ketersediaan parkir. Transportasi diberi bobot 3x lebih tinggi dari jalan biasa. Paling kritis untuk Otomotif (40%), Keuangan (30%), dan Co-working (30%).
Jalan utama + 3+ transportSkor 92 — aksesibilitas sangat baik
Ada jalan, transport terbatasSkor 52 — cukup, tapi kendala komuter
Tidak ada keduanyaSkor 28 — sangat terisolasi
🏘️
Kepadatan Residensial
Bobot: 10%–40% tergantung kategori
Menghitung node bangunan bertipe apartments/residential dalam radius. Proxy untuk kepadatan penduduk lokal — basis demand untuk bisnis yang melayani komunitas sekitar. Paling penting untuk Jasa (40%), Pendidikan (35%), dan Kesehatan (30%). Tidak relevan untuk Hiburan (10%).
9+ titik pemukimanSkor 93 — area sangat padat penduduk
4–8 titik pemukimanSkor 78 — cukup padat, basis demand bagus
0 titik pemukimanSkor 32 — area non-residensial
📈
Indikator Pertumbuhan Ekonomi
Bobot: 10%–20% tergantung kategori
Proxy aktivitas ekonomi area: bank, ATM, supermarket, minimarket, hotel, dan kantor perusahaan. Semakin banyak indikator ini = area semakin mature secara ekonomi dan daya beli penduduknya lebih tinggi. Paling penting untuk Properti & Co-working (20%).
9+ indikatorSkor 94 — kawasan bisnis sangat matang
4–8 indikatorSkor 78 — aktivitas ekonomi aktif
0 indikatorSkor 28 — ekonomi lemah / berkembang
Tabel Bobot per Kategori
Nilai tertinggi di setiap baris ditandai. Semua bobot total 100%.
Kategori ⚔️ Kompetitor 🚶 Foot Traffic 🛣️ Aksesibilitas 🏘️ Residensial 📈 Pertumbuhan
🍽️ F&B25%25%20%15%15%
🛍️ Retail20%30%25%15%10%
💊 Kesehatan20%15%25%30%10%
📚 Pendidikan25%10%20%35%10%
🚗 Otomotif20%10%40%20%10%
🔧 Jasa15%15%20%40%10%
🎮 Hiburan20%35%25%10%10%
💳 Keuangan25%20%30%15%10%
🏢 Properti15%25%30%10%20%
Sumber Data
Semua data gratis dan open source — tidak memerlukan API key berbayar.
Overpass API
overpass-api.de
Query engine untuk OpenStreetMap. Digunakan untuk mengambil semua POI (amenity, shop, leisure, building, highway) dalam radius tertentu.
Nominatim
nominatim.openstreetmap.org
Geocoding & reverse geocoding dari OpenStreetMap. Digunakan untuk menampilkan nama lokasi berdasarkan koordinat yang dipilih.
OpenStreetMap
openstreetmap.org
Database peta open source terbesar di dunia. Data kontribusi komunitas dari seluruh dunia, termasuk Indonesia yang sangat detail di kota-kota besar.
Leaflet.js
leafletjs.com
Library peta interaktif open source. Digunakan untuk rendering peta, marker, circle overlay, dan popup informasi POI.

Siap Coba Analisis Lokasi?

Buka peta, klik lokasi manapun di Indonesia, pilih kategori bisnis Anda, dan lihat hasilnya dalam detik.

⚡ Mulai Analisis ← Kembali ke Beranda