Fitur-fitur ini membutuhkan data proprietary, analisis mendalam, dan keahlian geospasial profesional dari tim GeoZMap.
π°
Revenue Estimation
Estimasi potensi pendapatan bisnis berdasarkan lokasi, traffic, daya beli area, dan benchmark industri.
Data dibutuhkan: Laporan keuangan bisnis sejenis, benchmark revenue per industri per wilayah
π₯
Customer Count Prediction
Prediksi jumlah pelanggan potensial berdasarkan foot traffic real, populasi, dan pola mobilitas.
Data dibutuhkan: Data foot traffic real (sensor/telco), data populasi per kelurahan
π
ROI Projection
Proyeksi Return on Investment lengkap: estimasi break-even, payback period, dan profitability timeline.
Data dibutuhkan: Data investasi awal, biaya operasional, pricing model client
π
SES & Demographic Profiling
Profil sosial-ekonomi detail: distribusi pendapatan, tingkat pendidikan, pekerjaan dominan per area.
Data dibutuhkan: Microdata BPS, survei sosial-ekonomi, data kependudukan
π³
Spending Power Analysis
Analisis daya beli wilayah: seberapa besar potensi pengeluaran masyarakat di suatu area.
Data dibutuhkan: Data transaksi perbankan regional, consumer spending index
π±
Real Mobility Data
Pola pergerakan manusia sebenarnya: dari mana pengunjung datang, jam berapa ramai, rute populer.
Data dibutuhkan: Data mobilitas telco (Telkomsel/XL), GPS aggregated traces
π
Drive Time Isochrone
Jangkauan area berdasarkan waktu tempuh: siapa saja yang bisa mencapai lokasi dalam 5, 10, 15 menit.
Data dibutuhkan: Google/Mapbox Directions API, data traffic real-time
π
Regulatory & Zoning Check
Analisis kesesuaian lokasi dengan tata ruang (RTRW): apakah lokasi boleh untuk bisnis yang diinginkan.
Data dibutuhkan: Data RTRW pemerintah, regulasi zonasi per kabupaten/kota
πͺ
Brand Competition Analysis
Analisis mendalam kompetitor: market share, brand strength, pricing positioning, dan strategi lokasi mereka.
Data dibutuhkan: Data performa brand, market share industri, pricing intelligence
π
Multi-Branch Optimization
Optimasi lokasi untuk bisnis multi-cabang: dimana buka cabang baru tanpa mengkanibal cabang lama.
Data dibutuhkan: Data performa cabang eksisting, sales data per lokasi
π€
AI Scenario Simulation
Simulasi skenario bisnis dengan AI: "Jika buka di A, revenue X. Jika buka di B, revenue Y."
Data dibutuhkan: Historical business performance data, training dataset bisnis sejenis
π
Detailed Risk Analysis
Analisis risiko lokasi komprehensif: banjir, bencana alam, regulasi, dan faktor risiko non-market lainnya.
Data dibutuhkan: Peta bencana BNPB, flood model, data historis bencana per wilayah